Selasa, 13 September 2011

Patah Hati

Segera bangkit
Mungkin ada sebagian orang yang sedang mengalami patah hati karena ditinggalkan oleh cinta dan telah dihianati oleh orang yang paling disayangi dan juga dicintai, maka dari itu banyak sekali tercipta Kata Patah Hati dari tinta mereka yang sedang tersakiti juga dihianati,

Realita Kehidupan di Kereta Api

Sekembali dari pulang kampung  dari Tulung Agung kereta  yang saya tumpangi perlahan-lahan memasuki stasiun Jatinegara. Para penumpang yang akan turun di Jatinegara saya lihat sudah bersiap-siap di depan pintu, karena sudah di jemput oleh keluarga, suasana jatinegara penuh sesak seperti biasa, sementara saya masih tetap diam karena akan turun di Stasiun Gambir.

Jumat, 09 September 2011

Tutorial Buat Scroll Box Untuk Blog Archive

Blog archive untuk sesebuah blog boleh menjadi list yang begitu panjang apabila banyak entri yang di post atau jika sudah lama terlibat dengan dunia blogging.

Tutorial kali ini kan menunjukkan bagaimana untuk jadikan blog archive anda boleh scroll untuk menampakkannya lebih ringkas menyenangkan mata memandang.:)


Gratis Sepanjang Masa

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:

Untuk memotong rumput Rp. 5000
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000
Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000
Untuk membuang sampah Rp. 1000
Untuk nilai yang bagus Rp. 3000
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000
Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000

Kamis, 08 September 2011

Ahlul Bid’ah Ataukah Bukan?

[Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah]

Pada sebuah kesempatan, Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan Hafizhahullah ditanya:

“Diantara para penuntut ilmu / santri terdapat perbedaan mengenai definisi mubtadi’ (ahlul bid’ah). Sebagian mereka mengatakan mubtadi’ adalah orang yang mengatakan atau melakukan kebid’ahan, meskipun ia belum paham. Sebagian yang lain berkata bahwa mubtadi’ itu pelaku bid’ah yang sudah dipahamkan bahwa yang dilakukannya adalah bid’ah. Sebagian lagi ada yang membedakan apakah pelaku bid’ah itu ulama mujtahid yang mempelopori kebid’ahan ataukah bukan ulama mujtahid. Dari beberapa pengertian ini kadang timbul vonis bahwa Ibnu Hajar Al Asqalani atau An Nawawi adalah mubtadi’ tanpa toleransi sedikitpun kepada mereka. Kami meminta kejelasan dari anda yang memiliki pemahaman yang mendalam dalam permasalahan ini. Semoga Allah membalas kebaikan anda.”